• Plt Kadis PU Koltim Lakukan Pembersihan, Sektor Pajak Jadi Sasaranya

image_title
Ket: Arisman,SE Plt Kadis PU Koltim.
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLAKA TIMUR -Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)  melakukan beberapa terobosan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari dua sektor, yakni sektor pajak dan sewa Alat berat Dinas PU. Selama ini khususnya sektor penerimaan pajak daerah dari kontraktor yang seharusnya masuk ke Daerah Koltim, justru keluar ke daerah lainya. Apalagi kontraktor yang NPWP induknya berasal dari Kabupaten lain. Hal ini sudah terjadi sekian tahun.

    Olehnya itu Plt Kadis PU Koltim Arisman, SE berupaya melakukan perbaikan dan pembersihan di tubuh PU yang selama ini banyak di temui permasalahan, terlebih lagi permasalahan alat berat PU yang rusak sehingga perlu perbaikan. Belum lagi penerimaan pajak banyak yang keluar ke kabupaten lain.

    Plt Kadis PU Arisman,SE menyebutkan,  selama saja menjadi Plt beberapa konsultan dan kontraktor saya sarankan untuk mengurus NPWP Cabangnya di Koltim, "kalaupun mereka tidak bisa mengurus NPWP cabangnya, maka di sarankan membayar menggunakan NPWP OPD, dengan demikian akibat dari itu semua pembayaranya tidak jatuh ke daerah yang beralamat di Kabupaten lain yang selama ini terjadi, tapi masuk dan di nikmati di Koltim dalam bentuk  dana bagi hasil pada tahun depan", ungkap Arisman saat di wawancara di ruanganya hari ini, senin (20/06).

    Lanjut Arisman, "kalau di kalkulasi itu mencapai 1 Milyar lebih bahkan menghampiri 2 Milyar, kalau 2 M itu dana bagi hasil tersebut masuk ke daerah maka akan menambah penghasilan daerah dari sektor pajak. Dan itu saya haruskan setelah melalui proses komunikasi dengan pihak konsultan dan kontraktor kami diskusikan dalam rangka kepentingan daerah", bebernya.

    Terkait persyaratan untuk pembuatan NPWP Cabang, Arisman menyebutkan, "setelah kami berkordinasi dengan badan keuangan dan Perpajakan cukup foto copy NPWP dan foto copy KTP nya sehingga bisa di urus NPWP cabangnya di Koltim", ujar salah satu tokoh pemekaran Koltim ini.

    "Dengan begitu ketika pajaknya di bayarkan maka langsung masuk ke koltim, tidak lagi masuk di kabupaten lain dimana NPWP induknya beralamat di Kabupaten lain.

    Masih kata Arisman, dari sektor alat berat ini merupakan tantangan, "begitu saya masuk di Dinas ini ternyata alat berat banyak mengalami kerusakan, sehingga sedikit demi sedikit kami perbaiki , dan saya berharap alat yang sementara kami lakukan perbaikan selalu siap di pakai sewaktu - waktu di gunakan untuk kegiatan PU.

    "Dengan alat yang bagus maka kami berharap ada penghasilan masuk dari sektor sewa alat, sehingga pendapatan dari sewa  alat berat dapat meningkatkan PAD Koltim", tutupnya. (*)


    Penulis | Irwandar