• Haliana Launching Aplikasi Wakatobi Perdata

image_title
Ket: Bupati, H.Haliana menandatangani MoU bersama pihak Pengadilan Agama dan Kemenag Wakatobi
  • Share

    BUMISULTRA

    WAKATOBI - Bupati Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara, H.Haliana resmi melaunching aplikasi Wakatobi Perdata (WP) diruang kerjanya. Jum'at (22/10/2021)

    Hadir sejumlah pihak diantaranya perwakilan Kemenag Wakatobi, Pengadilan Agama, Dinas Kependudukan serta perwakilan Catatan Sipil setempat.

    Awalnya, semua pihak menyampaikan persetujuan bersama lewat momerandum of understanding (MoU).Kendati, diinisiasi pihak Pengadilan Agama Wakatobi akantetapi pengaplikasiannya membutuhkan peran beberapa pihak terkait terutama Pemda Wakatobi.

    Bupati,H.Haliana menyebut pihaknya patut bersyukur atas lahirnya aplikasi Wakatobi Perdata sebab memudahkan masyarakat untuk mengakses kejelasan status data pribadi secara online.

    Hal ini berkenan dengan program Wakatobi Sentosa, sebagai janji kampanye duetnya bersama wakil Bupati, Ilmiati Daud.

    "Apa maksud Sentosa. Secara harfiah artinya ketiadaan kesukaran, namanya kehidupan ada masalah sekuat apa pun kerja kita. Begitupun kehidupan antara kemudahan dan kesukaran tetap ada hanya bagaimana sisi positif kita besarkan dan sisi negatifnya kita kurangi", jelasnya.

    Sesuai penjelasannya bahwa masyarakat Wakatobi tingkat perceraian cukup tinggi sehingga memicu banyak masalah data pribadi yang terus berubah-ubah.

    Salah satunya mengenai status pernikahan dan perceraian tapi tidak tercatat. Implikasi negatif nya akan berpengaruh terhadap status mereka terlebih ketika punya anak bila tak terdata maka akan terhalang dalam posisi dokumen negara.

    "Aplikasi ini terkoneksi ke Kemenag, jika ada janda dan duda tidak ragu untuk dinikahkan sebab secepat kilat akan ditahu statusnya", tambahnya

    Sisi lain keuntungan aplikasi Wakatobi Perdata memudahkan masyarakat ke-empat pulau Wakatobi tak harus mengeluarkan lagi dana besar mengurus akta nikah atau cerai.

    "Tugas kita di Pemda, kita diamanatkan tugas agar kesukaran dikurangi dimasyarakat. Kesepahaman kita agar kita wujudkan. Dan kita sudah launching Wakatobi Perdata dimana aplikasi ini ada manfaatnya bagi warga terutama mobilisasi  masyarakat", cetusnya.

    Haliana mengklaim jika nota kesepahaman Wakatobi Perdata masih pertama di Sultra. (*)


    Penulis | La Ilu Mane