• Tim URC Konut Salurkan Bantuan PPKM untuk 4 Kecamatan

image_title
Ket: Penyerahan bantuan Sembako bagi warga masa PPKM di Konut
  • Share

    BUMISULTRA

    KONUT--Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Kabupaten Konawe Utara (Konut) menyerahkan bantuan sembako bagi masyarakat di masa pemberlakuan PPKM di Kecamatan Asera, Kecamatan Andowia, Kecamatan Molawe dan Kecamatan Lasolo. Kegiatan yang dilaksanakan sesuai agenda di masing-masing kecamatan hari Selasa, 14 September 2021 sejak pukul 09.00 sampai pukul 16.00 Wita.

    Bupati Konawe Utara H. Ruksamin selaku ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 dan juga Ketua Tim URC Kabupaten Konawe Utara menyerahkan secara langsung bantuan yang bersumber dari APBD kepada masyarakat didampingi oleh Ketua DPRD, Forkopinda, Staf Ahli dan Asisten, serta seluruh Kepala OPD Lingkup Pemda Konawe Utara.

    Bupati dalam sambutannya menyampaikan kondisi Kasus Covid-19 sampai pada kondisi hari ini, bahwa sejak tahap awal Rakor Monitoring dan Evaluasi Vaksinasi kasus Covid di Konut berjumlah 207 kasus, kemudian setelah penanganan hingga pada Rakor ke-3 berkisar 30 kasus. Lalu pada hari ini Selasa 14-09-2021 tinggal 4 kasus positif dan keempat kasus tersebut berada di Kec. Asera.

    "Tujuan segala upaya kita adalah pencegahan Covid dan sesuai Intruksi Mendagri kita sudah berada pada level 1 atau zona hijau. Tetapi kta tetap berusaha agar tidak bertambah,'' jelas  bupati.

    Jumlah paket bantuan PPKM yang salurkan di Kec. Asera berjumlah 722 paket, Kec. Andowia berjumlah 773 paket, Kec. Molawe berjumlah 705 paket serta Kecamata. Lasolo berjumlah 782 paket.

    Bupati menegaskan dengan kondisi kasus Covid saat ini yang menurun agar seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan aktifitas sehari-hari dengan menerapkan protokol pencegahan penyebaran virus Covid-19 tetap rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak serta pola hidup bersih dan sehat.

    Saat ini program Vaksinasi adalah kebijakan utama Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah agar masyarakat memiliki kekebalan tubuh dari serangan virus,  maka dari itu bupati menegaskan bahwa program vaksinasi di tingkat Desa, Instansi, Perusahaan hingga seluruh sektor agar tetap dijalankan dan terutama tidak terpengaruh bahkan tidak memposting berita-berita yang belum tentu jelas kebenarannya alias berita Hoax.

    "Banyak bantuan yang diberikan Pemerintah kepada masyarakat mulai dari PKH, BPNT, BST, BLT yang bersumber dari APBN atau APBD serta Dana Desa hingga Bantuan oleh Program PPKM, untuk itu masyarakat jangan ricuh dan gaduh, bagi masyarakat yang belum mendapat bantuan agar segera melaporkan kepada pihak pemerintah agar segera diakomodir,'' urai Ruksamin dalam sambutannya. 

    Diagendakan Pemerintah Daerah bersama Forkopinda serta seluruh pemerintah desa hingga instansi akan merencanakan pelaksanaan Rakor berikutnya untuk membahas Evaluasi Vaksinasi hingga bentuk pembatasan akses masuk, keluar atau bahkan hanya melintasi Daerah Kabupaten Konawe Utara dengan menunjukkan bukti sertifikat telah melakukan Vaksinasi.

    '' Hal ini  bertujuan agar masyarakat aman dan dapat melakukan aktifitas sehari-hari seperti biasa serta kegiatan ekonomi daerah dapat segera pulih,'' pungkasnya. (*)


    Penulis | Suhardiman Sawali