• Viral, Video Remaja Putri di Muna Adu Jotos Bak Film Smack Down

image_title
Ket: Perkelahian yang viral di FB
  • Share

    BUMISULTRA

    MUNA-Video remaja putri di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)  yang tengah adu jotos di Jalan raya akhirnya viral dijejaring media. Video tersebut diunggah oleh pemilik akun Muhlis Rohan Gandorta dengan 9696 kali tayang, 248 kali dibagikan dan 90 komentar.

    Uniknya pertarungan satu lawan satu itu seperti bak d ifilm SmackDown. Keduanya saling banting dan pukul hingga diantarai seseorang layaknya wasit. Dalam unggahan tersebut seorang wanita yang merekam tampak menjadi wasit, bukannya melerai malah membiarkan keduanya saling pukul.

    Melihat itu, netizen pun geram, komentar demi komentar dilontarkan. Seharusnya seseorang yang ada di lokasi bisa melerai sehingga tidak terjadi benturan fisik antar keduanya.

    "Yang paling bodoh adalah penonton kenapa tidak di pisahkan sudah tau hal itu memalukan," tulis Sultank Darno

    Disambung akun Wanda Erny, "Kebodohan yang hakiki orang mau ditahan berkelahi d Larang ????‍?????‍? bu ..bu..,dilanjutkan dengan akun Lisnawati Wati, Terlalu bodo sekali ini yang nonton sudah liat orang berkelahi begini tidak mau larang,"

    Dari rekaman tersebut, nampak seorang pria tua yang turun dari motor untuk melerai, namun wanita yang tidak diketahui identitasnya itu (Perekam) menghalau orang tersebut sehingga perkelahian keduanya terus berlanjut.

    Tak hanya itu, dalam video dengan durasi 0,27 detik itu, wanita perekam nampaknya menyebut nama salah satu dari mereka dengan panggilan Lisa, ia juga memberi semangat dan melarang pria tua yang tengah itu melerai keduanya.

    "Asli Lisa, gas gas Lisa, injak dia Lisa, jangan tahan om, tidak usah tidak usah," ucap wanita yang merekam sembari membiarkan keduanya adu jotos.

    Dari tempat atau lokasi kejadian, diketahui keduanya adu fisik tepatnya di Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, dan belum ditau persis apa penyebab dari perkelahian tersebut. (*)


    Penulis | Ali Rasyid