• Bangun Smelter, Pemda Konut Minta Dukungan Masyarakat

image_title
Ket: H. Abuhaera (wakil bupati konut) kanan, H. La Pili S.pd (Humas PT. Tiran Mineral Group) tengah, Rundulangi (Asisten Wabup Konut) kiri
  • Share

    BUMISULTRA

    KONUT --Rencana pembangunan smelter yang akan dibangun oleh PT. Tiran Mineral Group di Desa Waturambaha Kecamatan Lasolo Kepulauan,  Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)  menuai sejuta harapan. Pemerintah Daerah (Pemda) sangat meminta dukungan kepada masyarakat untuk mendukung Pemerintah dalam pembangunan apalagi saat ini sedang dicanangkan pembangunan pabrik nikel di daerahnya.

    Beberapa waktu lalu, humas PT Tiran Group H. LA Pili, S.Pd sempat bertemu dengan Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera di Rumah Kediamannya dan saling berdiskusi tentang manfaat Smelter bagi daerah dan masyarakat Konut. H. La Pili sempat menyampaikan Progres tentang kegiatan PT Tiran Mineral saat ini yang lagi fokus dalam Pembangunan Pabrik Smellter tersebut.

    Ceramah yang disampaikan orang nomor dua di Kabupaten Konawe Utara itu, seakan mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintah dalam melakukan pembangunan di Konut, salah satunya pembangunan pabrik nikel yang memiliki sejuta keuntungan, seperti peningkatan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) dan mungkin saja akan ada kenaikan bagi tambahan penghasilan pegawai.

    "Wakil Bupati tidak secara langsung menyebutkan nama perusahaan PT. Tiran, namun ceramahnya menyampaikan banyaknya manfaat jika smelter sudah terbangun di konawe Utara,'' kata mantan anggota DPRD Sultra,La Pili.

    Harapan masyarakat saat ini membangun pabrik nikel perlahan-lahan tampak jelas, dimana perusahaan PT. Tiran Mineral Group sudah memulai kegiatannya, dan dalam waktu singkat akan menerima puluhan ribu karyawan untuk mengisi crew yang ada dalam pabrik tersebut.

    Sebagai humas perusahaan PT. Tiran Mineral Group H. Lapili S.pd berikan apresiasi balik atas dukungan pihak pemda Konut dalam pembangunan pabrik, ia juga mengungkapkan kalau progres perusahaan sejauh ini masih terus mengupayakan percepatan pembangunan, dengan cara meratakan tanah titik rencana pembangunan smelter.

    "Saat ini masih tetap meratakan tanah titik lokasi pembangunan smellter, pembuatan infranstruktur dasar seperti jalan-jalan penghubung, penataan pelabuhan, dan aktifitas lainnya yang semuanya fokus mengarah pada kegiatan pembangunan smelter." tutupnya(*)


    Penulis | Suhardiman Sawali