• LPJ DD di Konut Ada 7 Desa 'Bandel' Belum Kumpulkan Laporan

image_title
Ket: Kepala DPMD Konut Safruddin
  • Share

    BUMISULTRA

    KONUT--Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Dana Desa (DD) Kabupaten Konawe Utara (Konut), dari 159 Desa, tahun 2019 terdapat tujuh Desa bandel belum mengumpulkan laporannya tahun 2019 di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Konut.

    Kepala DPMD Konut Safruddin mengatakan perihal laporan fisik itu belum maksimal dengan capaian target hanya 50 persen saja.

    "Hasil cermatan kita dari pelaksanaan kegiatan fisik yang dimanfaatkan dalam DD dari segi aspek serapan itu mencapai 100 persen, akan tetapi dari aspek target sesuai dengan plening perencanaan yang lahir dari desa belum terukur secara maksimal, pasalnya sampai hari kepala desa masih lebih dari setengah yang belum menyampaikan LPJ DD nya secara fisik, "kata Safruddin Senin (11/1/ 2020).

    Sedangkan secara syarat permintaan tahap selanjutnya itu hanya berupa dokumen yang begitu sederhana, sehingga kami tidak punya kewenangan untuk melakukan proteksi ataupun memberikan panismen dari regulasi itu.

    Oleh sebab itu dari aspek pelaksanaan DD sangat tidak maksimal kita laksanakan, yang dilaporkan kemarin itu sesuai dengan juknis yang ada.

    "Bagi desa yang tidak menyampaikan pelaporan pelaksanaan yang terlambat itulah yang kita rekomendasikan kepada inspektorat Konut untuk melakukan investigasi atau audit internal aktif. Bisa dikatakan lebih dari 50 persen kepala desa tahun anggaran 2020 belum menyelesaikan laporan fisiknya, " bebernya.

    Apalagi ditujukannya syarat pencairan DD tahap satu tahun 2021 adalah laporan pelaksanaan kegiatan tahun 2019 dan itu masih ada tujuh Desa yang belum melaporkan pelaporan tahun 2019.

    "Untuk konsekuensi Hukum penggunaan uang negara yang tidak pernah terlepas sepanjang tingkat kepatuhan kepala desa itu sendiri tidak dilaksanakan, "imbuhnya.

    Yang belum menyerahkan LPJ tahun 2019 secara fisik kami sudah membuatkan perencanaan laporan ke Inspektorat untuk dijadwalkan pelaksanaan auditnya.

    "Kami melakukan penyampaian pelaporan keuangan diinternal penggunaan APBD kami, disamping itu juga pelaporan DD melalui korupsgah dan itu sementara kami rampungkan setelah itu kami akan turun kelapangan bersama dengan Inspektorat, " jelasnya. (*)


    Penulis | Suhardiman Sawali