• Sebanyak 2.700 Ekor Ayam Bantuan Disalurkan Perdana di Wakatobi

image_title
Ket: Kadis Pertanian, Ir.Tamrin bersama pihak Penyalur, BPU-HTP Sembawa serta penerima RTM Desa Tindoi di dampingi Babinsa dan Babinkatibmas berpose bersama. Jum'at ( 16/10/2020)
  • Share

    BUMISULTRA

    WAKATOBI - Sebanyak 2.700 ekor bantuan bibit ternak ayam unggul akhirnya dibagi pertama kali di desa Tindoi kecamatan Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi Propinsi Sulawesi Tenggara. Hal itu dibenarkan plt.Kades Tindoi, Adam. Jum'at (16/10/2020)

    Adam, menyebut jumlah penerima didesanya sebanyak 159 rumah tangga pertanian (RTM) terbagi atas 3 kelompok penerima. Dan setiap RTM akan mendapat jatah bantuan sebanyak 50 ekor disertai bantuan pakan serta obat-obatan.

    Salah satu penerima La Jahai diwakili anaknya menerima bantuan itu dengan jumlah 50 ekor, obat vitamin dan vaksin sebanyak 1 paket dalam 5 jenis serta 100 kg makanan ayam juga dipaket sebanyak 2 karung.

    Semantara itu pihak penyalur yakni BPU-HTP Sembawa, Slamet Yuwono menjabarkan bibit ternak ayam unggul tersebut sesuai jenisnya ada 3 bibit baik jenis ayam Arab, Serawan dan KUB telah memenuhi standar bantuan bibit.

    Pihaknya mendatangkan langsung bibit ternak ayam unggul dari Kota Palembang sebanyak 2.700 ekor untuk gelombang pertama di desa Tindoi.
    "Gelombang kedua dan ketiga dijadwalkan Minggu dan Jumat, depan. Setelah itu baru melangkah ke desa Tindoi Timur", sebut Slamet Yuwono.

    Kadis Pertanian, Ir.Tamrin bahkan menjabarkan bantuan ini semula telah disalurkan pada 17 desa kecamatan Wangi-Wangi berupa pakan ternak dengan jumlah keseluruhan ada 119.500 ton sesuai porsi yang telah ditentukan.

    "Minggu yang lalu diangsur ke 17 desa. Berbeda dengan bantuan bibit ternak ayam unggul ini dari sebanyak 65.000 ekor ini diangsur dan baru mulai dibagi hari ini dimana tahap pertama disalurkan dimulai dari desa Tindoi sejumlah 2.700 ekor", jelasnya.

    Setelah, sebanyak 159 RTM desa Tindoi menerima bantuannya akan menyusul desa lainnya sehingga keseluruhan RTM Penerima dari 1.330 RTM itu bisa tuntas terealisasi bantuan bibit ayam ternak unggul tersebut.

    "Bantuan Bekerja (bedah kemiskinan rakyat sejahtera) yang sempat tersendat tahun lalu hari ini direalisasikan. Betapa gembiranya masyarkat penerima bantuan ini karena yang ditunggu selama telah diterima dan akan segera dikembangkan", tambahnya.

    Kata dia, program bantuan Kemenpan RI ini awalnya ditangani pihak satker BPTU asal Bali akantetapi dinyatakan gagal diakhir tahun 2019 usai masyarakat diberikan bantuan berupa uang sebesar Rp.500.000 lewat pendampingnya guna pembuatan kandang.

    Alhasil atas upaya pemerintah sebelum Bupati, H.Arhawi menyatakan cuti kampanye, ia sempat bersurat tepatnya awal bulan Maret lalu rupanya setelah diterima pihak Kementrian Pertanian RI, tak disangka kemudian direspon dan bantuanpun kembali disalurkan.

    "Melalui surat permintaan itu yang ditujukkan kepada Kementrian Pertanian RI agar program bantuan peternakan ini bisa dilanjutkan karena penerima RTM mendapat kandang belum mendapat bibit ternak sesui perencanaan awal sebesar 66.500 ekor dengan pakan 116.000 ton serta obat-obatan, vitamin dan Vaksin akhirnya direalisasi", tutupnya.(*)


    Penulis | La Ilu Mane