• Laporan Dugaan Pertemuan ASN dan Cawabup Sementara Dikaji Bawaslu Konut

image_title
Ket: Ketua Bawaslu Konut, Burhan
  • Share

    BUMISULTRA

    WANGGUDU - Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Burhan mengatakan, jika saat ini sementara dilakukan penelitian dan pengkajian laporan masyarakat atas dugaan pertemuan empat oknum ASN dengan salah satu Calon Wakil Bupati.

    "Lagi diteliti, dikaji sebelum diproses," kata Ketua Bawaslu Konut, Burhan, Selasa (29/9/2020).

    Menurut Burhan, soal pertemuan empat ASN dengan Cawabup akan dilihat pada tindakan apakah memenuhi unsur pelanggaran atau tidak.  "Nanti dilihat pada tindakannya, pada peristiwanya," ujarnya.

    Ditempat terpisah, Anggota Bawaslu Konut Divisi Pengawasan, Abdul Makmur mengatakan, jika laporan tersebut akan dilihat dan dibahas secara bertiga komisioner Bawaslu apakah laporan tersebut memenuhi unsur dugaan pelanggaran.

    "Kami lihat (laporan red) bertiga komisioner. Kemudian kami bahas apakah sudah memenuhi syarat diterima untuk ditetapkan atau apakah kita minta untuk dicukupi dulu alat buktinya," kata Abdul Makmur.

    "Banyak opsinya, kalau sudah memenuhi syarat dari sisi bukti kemudian kita lihat apakah sesuai dengan yang disangkakan bisa jadi kita putuskan diterima bisa jadi kita putuskan tidak memenuhi. Jadi kita lihat dulu, karena kami belum sempat bertemu bertiga ini," sambungnya.

    Untuk diketahui, empat Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Calon Wakil Bupati Iskandar Mekuo resmi dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

    Ke empat ASN itu adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kohar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Arifin Tomawa, Sekretaris Disperindag, Mustaman dan Staf Ahli Samir.

    Laporan tersebut diserahkan resmi oleh masyarakat Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Uksal Tepamba, pada Senin (28/9/2020) dan diterima oleh Staf Hukum Penindakan Pelanggaran (HPP) Bawaslu Konut, Isbar. (*)


    Penulis | redaksi