• Terjebak di Air Terjun, 10 Remaja 2 Diantaranya Wartawan Berhasil Dievakuasi

image_title
Ket: 10 remaja yang berhasil di evakuasi (jongkok) yang berdiri belakang Bupati Konut, Kapolres, Babinsa, SAR, BPBD, dan Polairud
  • Share

    BUMISULTRA

    KONUT --Promosi keindahan destinasi wisata jelajah membuat pengunjung penasaran, sekelompok muda-mudi bertujuan untuk menikmati indahnya wisata Air terjun Wawondiku yang berada di Desa Awila Kecamatan Molawe Kabupaten Konawe Utara, Naas Sepuluh remaja dikabarkan hilang setelah 2 hari berada di dalam hutan dan dua diantaranya wartawan Zonasultra dan Inikata, Senin (5/7/2020).

    Sebelumnya mereka yang tergabung lima belas pemuda berangkat menuju permandian wawondiku, pada hari Sabtu 04/07/2020, bertujuan untuk menikmati indahnya alam di air terjun, yaitu melakukan perkemahan selama satu hari, namun 5 diantara mereka memutuskan untuk kembali tidak mau mengikuti keputusan teman-temannya untuk menginap.

    Sedangkan sepuluh pemuda lainya memutuskan untuk melanjutkan niatan mereka untuk menikmati air terjun wawondiku, saat sore hari dan pada pagi harinya.

    Kesepuluh pemuda yang tergabung ekspedisi untuk mengekspos wisata alam diantaranya Wartawan Zona Sultra dan Inikatasultra. salah satu korban evakuasi, Lukman 26 tahun menjelaskan berangkat pukul 9:00 dari tanggal 4 Juli dari desa Awila menuju air terjun wawondiku dalam jarak tempuh 7 jam,tepat pada pukul 15:00 WITA tiba di permandian air terjun wawondiku dan langsung mendirikan tenda.

    "Dalam perjalanan kami tidak ada hambatan sama sekali tetapi tiba di lokasi kami mendirikan tenda untuk berkemah di sekitaran air terjun, kami tiba sudah sekitar pukul 15:00 Wita pada hari Sabtu bersama kedua kelompok, keesokan harinya kelompok pertama berkemas untuk kembali ke perkampungan tetapi kelompok kami masih bertahan untuk menikmati air terjun,"kata Lukman.

    "tidak lama kemudian hujan turun yang mengakibatkan debit air naik sehingga kami tidak bisa menyebarang untuk pulang dan sampai hari ini Senin 6 Juli kami bisa selamat karna air sudah surut" tutupnya,"pungkasnya

    Setelah dua hari bertahan di permandian air terjun Wawondiku, kedua kelompok pendaki tersebut kehabisan logistik dan hanya bertahan mengkonsumsi air putih saja dengan keadaan pakaian sudah basah.

    Setelah dinyatakan belum kembali oleh pihak keluaraga, Tim operasi pencarian gabungan, Bupati Konawe Utara H. Ruksamin, Basarnas, Polres Konut, BNPB dan Damkar langsung melaksanakan pencarian untuk menyelamatkan 10 pemuda yang melakukan ekspedisi itu, dengan segala upaya yang dilakukan mulai malam hari itu juga dilakukan pencarian hingga terbit matahari.

    10 pemuda yang yang hilang telah ditemukan di hutan-hutan dalam keadaan basah kuyup dengan keadaan lapar, Tim Evakuasi gabungan langsung mengantarkan para pemuda itu menuju kampung.

    H. Ruksamin yang juga calon Bupati Konawe Utara 2021-2026, dihadapan media mengucapkan terimakasi atas keberhasilan Tim dalam mengevakuasi 10 pemuda tanpa ada korban.

    "Alhamdulillah hari ini kita sudah berhasil mengevakuasi semua dan saya berterima kasih kepada seluruh tim gabungan dari Polres, BNPB, Basarnas, TNI,Damkar dan juga masyarakat yang sudah turut membantu dalam proses evakuasi ini,"pungkas Bupati Konut.

    Bupati Konawe Utara menghimbau kepada semua masayarakat Konawe Utara dan warga luar Konawe Utara untuk tidak melakukan aktifitas perjalanan menuju permandian air terjun disebabkan terjadinya musim penghujan.

    "Saya berharap setelah kejadian ini agar memperhatikan cuaca ketika berwisata mengingat saat ini curah hujan masih mengguyur wilayah Konawe Utara," tutupnya. (*)


    Penulis | Suhardiman Sawali