• Didemo Terus, Kades Korihi Mundur dari Jabatan

image_title
Ket: Unjukrasa dari warga i yang tengah momblokade sejumlah ruas jalan
  • Share

    BUMISULTRA

    MUNA--Buntut dari aksi demontrasi di Desa Korihi, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara yang sampai hari ini terus digolarakan, membuat Wa Ode Rinaliah, s. Sos sebagai Kepala Desa siap mundur kendati jabatan taruhannya. Hal ini dilakukan sebagai langka kooperatif atas permintaan para demonstran.

    Ia mengatakan, semua yang diinginkan para pendemo sudah ia penuhi mulai dari keinginan mereka terkait pengunduran dirinya. Bahkan soal pemeriksaan terkait penggunan Anggaran Desa yang sekarang masig dalam pemeriksaan serta temuan LHP dari Inspektorat sudah ia selesaikan dan ganti rugi.

    "Semua keinginan pendemo saya sudah penuhi, saya juga sudah layangkan surat pengunduran ke dinas DPMD, apa lagi yang kurang,'' katanya, Senin (29/6/2020).

    Kades yang menjabat 11 tahun lamanya itu menyayangkan sikap aksi pendemo yang sampai sampai harus memblokade jalan apalagi melakukan pembakaran ban yang berujung pada ketakutan sebagian warganya.

    "Saya tadi rencana mau sampaikan kepada mereka jika saya siap mundur, namun jalan raya mereka blokir, apalagi mereka tidak kasig kesempatan saya bicara. saya kan dipilih warga dan dilantik di balai desa jadi kalau mau mundur harus ditempat saya dilantik,'' ucapnya.

    Ia tak mau banyak berkomentar, soal pencopotan atau pengunduran dirinya semua ia serahkan kepucuk pimpinan dalam hal ini Bupati Muna. Kendatipun ia diberhentikan itu semua sudah keputusan Pimpinan. "Semua saya serahkan kepada Bupati Muna,'' ungkapnya

    Ditempat terpisah, Rustam Kepala DPMD membenarkan jika Kades Korihi sudah melayangkan surat pengunduran diri dan mungkin minggu ini akan segera diproses dengan dasar dasar soal pemberhentiannya.

    "Kita akan proses, setelah kita proses maka diterbitkan SK pemberhentian dirinya sebagai kades,'' tandasnya

    Sementara itu, pendemo  yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Korihi terus melakukan unjuk rasa dan memblokade sejumlah ruas jalan mulai gerbang perbatasan hingga jalan raya menuntut aspirasi mereka. (*)


    Penulis | Ali Rasyid S