• Korupsi DD, Mantan Pj Kades di Kolut Ditetapkan Jadi Tersangka

image_title
Ket: Ilustrasi
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLUT--Kejaksaan akhirnya menetapkan tersangka mantan pejabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Loka, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) inisial Ars terkait kasus lorupsi dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) anggaran tahun 2017 lalu.

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolut, Teguh Imanto, SH, M.Hum. melalui Kasi Intelijen, Basri Baco, SH membenarkan bahwa, mantan pejabat  Desa Loka  telah di tetapkan sebagai tersangka di bulan Juli tahun 2019 lalu atas korupsi Dana Desa tahun anggaran 2017.

    "Hasil Audit BPKP,  kerugian negara Rp 293 juta lebih  tahun 2017 lalu," kata Kasi intel kepada Bumisultra.com diruang kerjanya, Selasa (14/1/2020). 

    Dikatakanya, kasus ini bergulir sejak tahun 2017 lalu,  dimana indikasi kerugian negara ada beberapa item  di bidang infrastruktur yakni pekerjaan plat dekker, pos kamling, pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) dan pembukaan jalan baru (DD), sementara Alokasi Dana Desa ( ADD ) Rehab Gedung kantor Desa.

    "Pembangunan gedung kantor Desa Loka sekitar Rp 20 jutaan saja namun, yang terbanyak dari Dana Desa,"ungkapnya

    Lebih lanjut kata Basri Baco bahwa, penetapan tersangka inisial ARS  Pj Kades loka tersebut telah ditetapkan tersangka namun belum dilakukan penahanan, karena rencana akan kembali dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

    "Sampai hari ini, penahanan tersangka belum dilakukan, karena menunggu hasil pemeriksaan kembali BPKP berikutnya," tuturnya.

    Ia juga menjelaskan penetapan tersangka Pj Kades loka oleh penyidik, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lainya bila mana di pengadilan nantinya ditemukan ada fakta - fakta baru di persidangan .

    "Rencananya bulan ini berkas perkara tersangka dan barang bukti  akan dilimpahkan di pengadilan Tipikor Kendari," pungkasnya (*) 

     


    Penulis | Bahar