• Kabupaten Butur Dapat Penghargaan sebagai Daerah Pengembangan Potensi Ekonomi Terbaik

image_title
Ket: Bupati Butur, Abu Hasan saat terima penghargaan (tengah berkaca mata)
  • Share

    BUMISULTRA

    BUTUR--Kabupaten Buton Utara (Butur) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)  menerima penghargaan BI Award 2019 Kategori Pengembangan Ekonomi Daerah Terbaik dilakukan oleh Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan menyerahkan 8 kategori di Hotel Claro Kendari,  Rabu ( 11/12/2019).

    Penghargaan merupakan rangkaian acara tahunan BI Sultra 2019 dalam rangka memberikan apresiasi penuh terhadap pelaksanaan kebijakan BI selama ini.

    Ada  8 nominasi penerima penghargaan BI Sultra Award 2019 diantaranya, penerima penghargaan nominasi Pemerintah Kota Tim Pengedali Inflasi Daerah (TPID) terbaik yakni Kota Baubau. Kategori kabupaten TPID terbaik diraih oleh Kabupaten Muna.penghargaan Pemerintah Kabupaten/kota pengembangan potensi ekonomi daerah terbaik di raih Kabupaten Buton Utara.

    Kota Kendari mendapat penghargaan sebagai Pemerintah pendukung elektronifikasi dan transaksi keuangan daerah. Nominasi Bank pendukung Gerbang Pembayaraan Nasional (GPN) terbaik di raih Bank Sultra. Kategori nominasi Bank pendukung UMKM terbaik BRI Cabang Kolaka.Bank dengan tingkat Kepatuhan Pelaporan kas terbaik di berikan kepada Bank Sultra .

    Selanjutnya kategori Kelompok Tani Wanita Pendukung Program Masyarakat Sadar Inflasi (MAS) di raih oleh Kelompok Tani Manggarai Kendari. Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan dalam rangkaian acara pertemuan tahunan BI Sultra tahun 2019.

    Bupati Butur, Abu Hasan mengatakanButur menerima penghargaan nominasi Pengembangan Ekonomi Daerah Terbaik, ini meruapakan prestasi.

    "Penghargaan ini merupakan prestasi daerah dan di dedikasikan bagi masyarakat Butur terutama para petani Organik " kata  Abu Hasan usai terima penghargaa, Rabu (11/12/2019).

    Lebih Lanjut Abu Hasan mengatakan BI Sultra memfasilitasi pengembangan ekonomi Butur memberikan manfaat terutama dalam pembangunan pabrik pupuk organik dimana dengan hal ini bisa meningkatkan pendapatan ekonomi para petani organik.

    "Mudah-mudahan bisa meningkatkan ekonomi di Butur dan menjadi daerah pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara " tutupnya. (*)


    Penulis | Ifang Wilyas