• Hari Kesehatan Nasional, Dinkes Muna Gelar Jalan Santai Behadiah

image_title
Ket: Siti hariana, S.ST, M.Kes, Kabid Sumber Daya Kesehatan, Dinas kesehatan Kabupaten Muna
  • Share

    BUMISULTRA

    MUNA--Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 56 tengah dirasakan instansi Dinas Kesehatan Kabupaten Muna. berbagai kegiatan digelar untuk memperingati hari yang sangat bersejarah bagi mereka.

    Dibawa komando Rimba Sua, Dinkes Muna kembali membuat kejutan berhadiah dengan berbagai macam perlombaan, diantaranya adalah lomba bolah gotong, asa terampil dan jalan santai berhadiah yang digelar tanggal 8 Desember, star mulai dari alun- alun Kota Raha yang didahului senam Germas.

    Menurut Ketua Panitia Siti Hariana, S.ST, M.Kes, Kegiatan ini dibuat bedah seperti tahun kemarin. dihari kesehatan nasional, Dinkes muna lebih mendekatkan diri pada kader kader yang ada di seluruh penjuruh puskesmas muna.

    Kata dia, Selain kegiatan jalan santai dan bolah gotong, lewat asa terampil pihaknya bisa lebih dekat bersama kader posyandu. apalagi mereka merupakan ujung tombak tenaga kesehatan. tanpa mereka, pihaknya tidak ada apa apanya, sebab yang melakukan dan penuh tanggung jawab dilapangan adalah mereka.

    "Kegiatan ini dihadiri 28 puskesmas. setiap puskesmas mengutus tiga orang kader mengikuti lomba. ini juga bermanfaat meningkatkan pengetahuan mereka, disamping bekerja namun  juga bisa belajar mengikuti isu terkini yakni menyangkut masalah kesehatan,'' ujar Siti Hariana, Senin (2/12/2019).

    Kabid SDK juga menambahkan, pentingnya asa terampil ini untuk mengetahui perkembangan masalah kesehatan. apalagi sekarang yang lagi trend adalah masalah stunting yang dialami pada anak dengan menyerang fisik dan juga otak.

    "Itulah pentingnya kader, sebagai perpanjangan tangan untuk menyampiakan pada masyarakat. kendatipun pengetahuan kader masi minim, maka kedepannya kota lakukan langkah langak pembelajajaran agar lebih dituingkatkna lagi,'' ujarnya.

    Ia juga menjelaskan masalah stunting pihaknya hanya bisa melakukan pencegahan dengan memperhatikan gizi pada anak. Dimana 1000 hari kehidupan pertama sejak hamil sampai anak berusia dua tahun, tugas orang tua itu tidak boleh lalai sehingga kesehatan pada anak bisa tumbuh normal.

    "Mungkin lebih baiknya semua pihak sama sama mencegah. terutama masyarakat bisa memperhatikan gizi pada anak dengan tidak menyampingkan pola asuh anak. serta pada saat hamil di dukung oleh suami,''imbuhnya. (*)


    Penulis | Ali Rasyid