• Berburu Pahala Ala Pengurus Masjid Annur Kolaka

image_title
Ket: Pengurus masjid Annur Sea mendatangi masyarakat kurang mampu untuk menyerahkan sembako Annur berbagi
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLAKA- Berbagai cara dilakukan pengurus masjid Annur kelurahan Sea kecamatan Latambaga dalam berburuh pahala. Salah satunya melalui program berbagi.

    Program jumat berbagi sembako yang dilaksanakan devisi pemberdayaan umat, sosial dan kesehatan yang dipelopori H Agus Suyanto, sudah dilaksanakan beberapa bulan terakhir, dimana dengan mengumpulkan sumbangan dari para dermawan berupa beras dan bahan pokok lainnya, selanjutnya disalurkan pada fakir miskin yang ada disekitar masjid Annur, maupun wilayah lainnya.

    "Alhamdulillah program jumat berbagi sembako Annur peduli umat ini sudah berjalan setiap jumat terakhir setiap bulan," kata ketua pengurus masjid Annur Sea H Alimuddin, disela kegiatan jumat berbagi, Jumat (22/11/2019).

    Diungkapkannya, kegiatan ini akan terus dilaksanakan sebab sangat membantu masyarakat ditengah kondisi perekonomian bangsa ini yang sementara sakit, tidak terkecuali masyarakat Kolaka ikut merasakan kondisi ini.

    "Dengan kondisi perekonomian saat ini yang sangat susah. Ini bisa kita saksikan di pasar-pasar tradisional di Kolaka setiap hari terlihat sepi, maka program Annur peduli sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang kurang mampu," ungkapnya.

    Hal sama disampaikan imam masjid Annur Ustadz Irwan yang mengaku dengan program jumat berbagi, selain bisa membantu masyarakat juga bagian dari dakwah, sebab mereka yang mendapat sumbangan dari program ini sudah menginjakkan kakinya di masjid.

    "Karena itu kami berharap kepada para dermawan di kabupaten Kolaka yang diberikan kelebihan reski dari Allah, hendaknya menyisihkan hartanya untuk saudara kita yang membutuhkan. Kami siap menjemput sumbangan itu," kata Irwan.

    Sementara sekretaris pengurus masjid Annur Asriadi Arifin mengungkapkan, dalam program ini devisi pemberdayaan umat terlebih dahulu mendata masyarakat yang benar-benar kurang mampu, kemudian diberikan kupon untuk ditukarkan dengan sembako. Adapun masyarakat yang tidak sempat ke masjid untuk mengambil sembako disebabkan ada halangan secara syar'i, pengurus langsung mendatangi rumah warga yang dimaksud. (*)


    Penulis | Armin Arsyad