• PT. Lasolo Hidro Energy Menyambangi Konut dalam Kedukaannya

image_title
Ket: PT. Lasolo Hidro Energy. Ms Wengi serahkan bantuan yang diterima Bupati Konut, Ruksamin
  • Share

    BUMISULTRA

    KONUT---Pasca bencana banjir bandang di Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)  mendapat banyak sorotan publik untuk berpartisipasi membantu korban bencana. PT. Lasolo Hidro Energy (LHE) turut berbagi duka dengan cara memberikan sejumlah bantuan.

    Ms. Wenqi yang mewakili perusahaan pembangkit listrik, menyerahkan langsung kepada Bupati Konawe Utara H.Ruksamin yang didampingi wakil bupati Konut H. Raup. Perwakilan perusahaan bersama juru bahasanya tiba di posko utama setelah melewati banyak rintangan di tengah perjalanan.

    "PT. Lasolo Hidro Energy adalah perusahaan yg bergerak dalam bidang pembangkit tenaga listrik swasta atau biasa dikenal dengan IPP (Independent Power Produce)" press reliesnya.

    Untuk diketahui PT. Lasolo Hidro Energy satu-satunya perusahaan yang berencana membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas terbangkitkan sebesar 145 MW, di aliran Sungai Lasolo daerah kecamatan asera Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara.

    "Ada dua manfaat utama dengan dibangunya PLTA di sungai lasolo, manfaat pertama akan menambah ketersediaan tenaga listrik di wilayah sulawesi tenggara pada khususnya dan sistem kelistrikan sulawesi secara umumnya. Manfaat lainnya yang didapatkan adalah mampu mengurangi banjir rutin yang terjadi di daerah hilir sungai lasolo" lanjutnya.

    Perusahaan PT.Lasolo Hidro Energi ini telah menyelesaikan Studi Kelayakan, Studi Kegempaan, Amdal dan studi-studi lainnya, terutama yang berkaitan dengan pembangunan PLTA. Begitupula dengan perizinan-perizinan yang diperlukannya.

    "Saat ini pihak PT. Lasolo Hidro Energi sedang dalam tahap proses pengurusan perjanjian jual beli listrik dengan PT.PLN (Persero)" prees relies.

    Perwakilan perusahaan ini juga berharap agar proses perjanjian dengan PLN secepatnya mendapat jawaban yang memuaskan, agar PT. LHE dapat melanjutkan ke tahapan selanjutnya membangun pembangkit listrik di sulawesi Tenggara. (*)


    Penulis | Suhardiman Sawali