• Malas Berkantor, 64 Orang ASN di Muna akan Diberi Sanksi

image_title
Ket: Ilustrasi
  • Share

    BUMISULTRA

    MUNA---Dari 6133 Aparatur Sipil Negara (ASN), Kabupaten Muna, ternyata masi banyak  yang malas berkantor alias tambah jadwal libur dihari pertama paska lebaran.  Padahal sesuai surat edaran Menpan yang dikeluarkan bahwa, cuti bersama dilakukan mulai tanggal 3 juni sampai tanggal 9 Juni 2019.

    Dari hasil sidak yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama asisten I, II dan staf ahli, Ortala serta staf BKD lainnya pada Senin, (10/6/2019) telah menemukan  119 orang ASN yang tidak masuk kerja.

    "Tanpa diketahui siapapun, hari itu kita langsung lakukan sidak disemua OPD dengan langsung mencek daftar hadir setiap pegawai. Alhasil, kita temukan ada ratusan pegawai yang tidak masuk kantor dengan berbagai macam alasan." Ucap Kepala BKPSDM, Rustam, Selasa (11/6/2019)

    Sesuai surat edaran Menpan yang dikeluarkan, Lanjut Rustam, kita lakukan sidak karena, pada intinya jika ada ASN yg menambah cuti maka, kita diwajibakan memberikan laporan dihari pertama paska libur, sekaligus melampirkan paraf hadir tiap pegawai.

    "Dari 119 pegawai yang tidak  berkantor ada 64 orang yang tidak masuk kerja tanpa alasan jelas. sedangkan yang lain, alasan sakit dan izin. selain itu, kita juga sudah memberikan hasil klarifikasi dan penjatuhan disiplin bagi Asn yg tidak masuk hari pertama paska libur serta tanpa keterangan." Tegasnya

    Lanjut mantan Sekretaris BPMD, pihaknya bersama Inspektorat sudah membuat jadwal pemanggilan bagi PNS yang tidak hadir untuk kita klrifikasi dan pemeriksaan. setelah itu kita kirimkan laporang tersebut  dan menunggu sanksi yang akan kita jatuhkan pada pegawai yang bersangkutan.

    "Dari 64 orang itu, selain staf ada juga yang punya jabatan, namun lebih detailnya kita masi rekap dan hasilnya langsung kita kirim ke website menpan.  Jadi pemda muna kaitanya dengan BKD sangat komimten dengan perintah tentang penegakan disiplin ASN. Olehnya itu kita sangat merespon dan peduli terhadap surat yang diberikan oleh kemenpan." Cetusnya

    Kita ketahui, bahwa sanksi disiplin pegawai itu ada tiga tinggkatan. yakni diantaranya, sanski ringan, sanksi sedang dan sanksi berat. namun itu kita lihat dari mekanisme setelah kita periksa. karena sanksi itu ada teguran, penurunan pangkat serta penundaan kenaikan gaji berkala. (*)


    Penulis | Ali Rasyid