• Pemdes Totallang di Kolut Lanjutkan Pembangunan Desa, BUMDes Dihidupkan 

image_title
Ket: Pejabat (Pj) Desa Totallang, Mawardi Hasan, ST. M.Si
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLUT   -  Pemerintah Desa Totallang, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), kini mulai membenahi pembangunan di sektor fisik dan dan non fisik melalui anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang di kucurkan pemerintah pusat tahun 2019.

    Pejabat ( Pj )  Desa Totallang,    Mawardi Hasan, ST. M.Si    mengatakan, pembangunan Desa fokus kepada  pembangunan kantor Desa. Sebab Kantor yang dibangun tidak layak huni. 

    "Kantornya sudah tak layak pakai,  makanya kita prioritaskan pembangunanya  itu dulu," kata mawardi kepada Bumisultra.com di ruang Kerjanya. 

    Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) sendiri akan memanfaatkan pengelolaan Bumdes secara maksimal untuk membantu pendanaan pembangunan kantor Desa. Sebab,    dalam aturan kata,  Kasubid Analisis Ekonomi, Makro Daerah,  di Dinas Bappeda Kolut ini,  pengelolaan anggaran ADD dan DD tidak dapat dialokasikan untuk pembangunan kantor tersebut. 

    "Masyarakat disini kan pekerjaannya petani. Makanya saya punya ide untuk belikan kebun cengkeh 100 pohon yang sudah produksi menggunakan dana BUMDes. Nantinya, keuntungan  uang dari hasil cengkeh dikelolah masyarakat dan bisa dibangun kantor desa," katanya 

    Dia menuturkan, pembangunan Desa harus melalui proses dan bertahap. Apalagi  Desa Totallang mendapatkan kucuran dana yang  cukup minim. Hal tersebut berdampak pada proses realisasi pembangunan yang  lambat. 
    Meski begitu, menurutnya,   hal itu bukan suatu alasan untuk tidak membangun infrastruktur di desa melalui ide maupun inovasi seorang pejabat desa

    "Yang jelas tugas pokok Pejabat Desa adalah  hanya melanjutkan pembangunan dan mengisi kekosongan pejabat definitif, serta memfasilitasi pemilihan kepala desa, namun, tetap  ide maupun inovasi pejabat dalam hal  untuk membangun desa, khususnya desa Totallang ini," ungkapnya.

    Dia menambahkan, selain pembagunan Desa, pihaknya juga mewajibkan bagi para aparat Desa untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan melalui membaca Alquran di malam Jumat. 

    "Kita bangun juga karakter manusia melalui agama karena ini merupakan visi - misi Bupati  untuk menjadikan kabupaten kolut madani di Sultra," tutupnya (*)


    Penulis | Bahar