• Kendaraan Anggota Panwas di Muna Terjungkir, Satu Meninggal Dunia

image_title
Ket: Salah satu anggota Panwas lapangan yang meninggal dunia
  • Share

    BUMISULTRA

    MUNA--Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Jalan poros Kecamatan Kontunaga ,Kabupaten Muna pada Minggu , 14 April 2019 sekitar pukul 10.50 Wita. Mobil yang dikendarai oleh Halidin, salah satu anggota Panwas Lapangan (PL) Kecamatan Kabawo hilang kendali dan terjungkir keluar jalur.

    Diketehui kendaraan jenis Suzuki Open Cup ditumpangi oleh tujah orang. diantaranya, dua orang anggota Panwascam dan lima orangnya merupakan PL Kecamatan Kabawo dimana dalam kecelakan itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan enam orang lainya luka luka.

    Menurut keterangan saksi yang juga merupakan korban, La Ndohidi membeberkan, kalau mereka dalam kondisi menuju untuk pulang namun kendaraan yang mereka tumpangi tiba tiba terjungkir keluar jalur dikarenakan melaju dengan kecepatan tinggi 80-90 km/jam.

    "Saya sudah sampaikan sopir untuk pelan pelan karena kita yang dibelakang ada 4 orang tapi supirnya tidak dengar bahkan kita sudah pukul juga kap mobil untuk bernhenti tapi supir juga tidak hiraukan malah kecepatan mobil tidak berhenti ." ceritnya dengan raut wajah masih pucat.

    Selang beberapa menit, lanjut La Ndohidi yang juga merupakan Panwas Lapangan Desa Bea, mengatakan, tiba tiba mobil hilang kendali sampai sampai kita semua yang ada dibelakang langsung terjungkir dijalan raya begitu juga kendaraannya.

    "Saya kaget karena waktu mobil terbalik saya tidak tau karena posisi kami semua sudah terbaring dan untung saja ada masyarakat disitu yang langsung menolong."  ucapnya.

    Sementara itu ,Kasat Lantas Polres Muna, Iptu Muhammad Arifin membenarkan kalau kejadian itu merupakan kecelakaan tunggal yang terjadi poros kontunaga. "Saat ini kami sudah amankan barang buktinya."  ujarnya singkatnya.

    Untuk diketahui,Kecelakaan tunggal yang terjadi pada anggota Panwas di Muna saat hendak menuju pulang dikarenakan habis mengikuti gelar apel gabungan patroli pengawasan anti politik uang. (*)


    Penulis | Ali Rasyid









Terbaru