• Cair Tahap Awal DD, Pemdes Simbula Prioritas Betonisasi Jalan Tani 

image_title
Ket: Pj Kepala Desa  Simbula, Rusdin
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLUT  -   Untuk kelancaran   Akses Transportasi warga   membawa hasil bumi,   yang bermukim di  pegunungan dusun ll, Pemerintah Desa (Pemdes) Simbula Kecamatan Katoi Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)  pada pencairan Dana Desa ( DD ) anggaran  tahun 2019  tahap pertama,   membangun  Rabat Beton di beberapa titik  yakni dusun l  dihalaman TK, dusun ll akses jalan ke gunung  termasuk akses menuju kesarana pendidikan   dan dusun lV.

    Pj Kepala Desa  Simbula, Rusdin  mengungkapkan   dalam  pencairan dana desa   tahap pertama 20 persen,   pihaknya akan memfokuskan pembangunan Rabat Beton di beberapa titik yang sangat di prioritaskan, termasuk dusun ll.

    "Akses   jalan tani menuju ke dusun ll, pemukiman warga di pegunungan,  itu yang kami prioritaskan untuk di lakukan perbaikan dengan cara betonisasi jalan tani sepanjang 292 meter, lebar 1,20 cm dengan ketebalan cor 15 cm,  menghabiskan dana senilai Rp 100 juta lebih,"  ungkapnya kepada Bumisultra.com .

     Menurutnya    program betonisasi jalan tani tersebut,  adalah program pemerintah sebelumya, di mana kades difinitif yang lalu, telah memprogramkan jalan tani di dusun ll dengan cara rabat beton, dari hasil Musyawarah Desa ( Musdes ) sehingga pejabat desa hanya melanjutkan program tersebut.

    "Sebagai pejabat desa, sebelum program berjalan, saya kordinasi terlebih dahulu kepada mantan  kades, program apa saja yang belum  sempat di lanjutkan, ternyata program ini yang di sampaikan, makanya saya lanjutkan program ini, supaya ada kerja sama antara mantan kades dengan pejabat desa,"  katanya.

     Selain pekerjaan rabat beton di beberapa titik, dalam tahap pertama  kata Rusdin     pihaknya   juga memprogramkan pangadaan pupuk untuk warga senilai Rp 100 juta, " ini dukungan program pemda Kolut Revitalisasi kakao dalam pengadaan pupuk untuk warga, dimana pembagian kakao  warga telah melakukan penanaman, sehingga kami menggangarkan untuk pengadaan pupuk, itupun akan terealisasi anggaranya di tahap kedua," tutupnya (*)


    Penulis | Bahar