• Bupati Konsel Lantik 29 Kades, Surunuddin : ''Harus Pelajari Pengelolaan Aturan DD''

image_title
Ket: Bupati Konsel, Surunuddin saat melantik Kades di Kantor Camat Baito. Foto : Humas Pemda Konsel
  • Share

    BUMISULTRA

    KONSEL--Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga, ST., MM melantik 29 Kepala Desa (Kades) terpilih Periode 2018 - 2024 dari 13 Kecamatan se-Konsel hasil Pemilu Kades 2018 serentak beberapa waktu lalu, yang di pusatkan di Panggung Seni Budaya Tie elete pelataran Kantor Camat Baito, Rabu (7/11/2018).

    Pelantikan tersebut juga turut di hadiri Wabup, Dr. H. Arsalim Arifin, SE., M.Si, Sekda, Drs. Ir. H. Syarif Sajang, M.Si, Ketua DPRD, Irham Kalenggo, S.Sos.,M.Si, Kapolres Konsel AKBP. Dedy Adrianto, mewakili Kepala Kejaksaan, Yayan Alfian, SH

    Dalam sambutannya, Bupati Konsel, Surunuddin Dangga menyampaikan selamat atas dilantiknya sebagai Kades terpilih, yang diharapkan menjadi pelayan masyarakat sesuai tuntutan kemajuan demokrasi dalam mensukseskan pembangunan di daerah, bukan untuk di layani warga seperti paradigma sistem pemerintahan masa lalu.

    Surunuddin juga mengatakan bahwa Kades merupakan lini terdepan aparat pemerintah yang memiliki banyak kewenangan yang diberikan Pemerintah sesuai UU Desa, akan tetapi kita harus sama-sama berkoordinasi dengan pemda unsur pemerintahan lain dalam satu kesatuan dalam mendukung setiap program Pemda menuju Desa Maju Konsel Hebat.

    "Saya harap Kades baru agar mempelajari secara seksama aturan terkait pengelolaan keuangan DD, administrasi Pemdes sesuai aturan perundangan-undangan yang berlaku serta tata cara bermasyarakat yang baik agar mampu mencegah dan menyelesaikan masalah yang timbul dan terhindar dari kasus hukum," kata Surunuddin.

    Berharap juga, tambah Surunudin, Kades tidak menimbulkan riak-riak karena bereuforia berlebihan dengan kemenangannya ataupun karena melakukan pergantian perangkat desanya yang tidak sesuai aturan dan tidak mengetahui sistem kerja Pemdes. Yang pada intinya Kades harus bisa merangkul semua golongan masyarakat dengan menghilangkan rasa ego dan perbedaan akibat tidak di dukung sebagian masyarakatnya saat pilkades.

    "Karena pembangunan tidak akan berjalan maksimal jika tidak di dukung seluruh masyarakat, Pemda dan unsur lainnya, jadi jangan ada niat atau tindakan para Kades untuk jalan sendiri, ingat kita bekerja hanya satu tujuan yakni mensejahterahakan rakyat yakni mengurangi kemiskinan, kehidupan, pendidikan serta kesehatan yang layak bagi masyarakat," tukasnya

    "Jadi, Selamat menjalankan tugas, termasuk kepada Ibu Desa yang sebentar lagi akan menjadi pengurus TP-PKK yang turut serta mendampingi suami dalam mensukseskan pembangunan Desa dan daerah Konsel sesuai program kerja dan unggulan Desa masing-masing, dan mari saling bekerjasama dengan terus berkoordinasi sehingga terwujud Desa Maju yang berdaya saing," pungkasnya. (*)


    Penulis | redaksi