• 5 Peyebab Kekalahan Kroasia Atas Argentina, Luka Modric Kehabisan Ide

image_title
Ket: Kapten Timnas Kroasia Luka Modric Foto: Repro/Twitter @theflanker
  • Share

    BUMISULTRA

    QATAR - Timnas Kroasia dihancurkan Argentina dengan skor 0-3 pada Semifinal Piala Dunia 2022 Qatar yang berlangsung di Lusail Stadium Rabu (14/12/2022) dini hari.

    Meski berhasil menghabisi Brasil diperempat Final sebelumnya, Timnas yang berjuluk Vatreni itu harus mengakui kehebatan Lionel Messi dan kawan-kawan.

    Bahkan sang bintang Kroasia Luka Modric takluk dengan terlalu mudah atas Argentina. Olehnya itu berikut penyebab kekalahan Kroasia atas squad yang berjuluk Albiceleste tersebut.

    1. Tumpul

    Awal pertandingan Kroasia masih unggul dalam penguasaan bola. berkali-kali lakukan percobaan, tak ada satu pun yang mengarah tepat sasaran.

    Kroasia mengakhiri 45 menit pertama tanpa melepaskan tembakan sekali pun ke gawang. Hingga akhir laga, mereka hanya dua kali mengancam gawang Argentina lewat tendangan tepat sasaran.

    2. Kelelahan

    Penyebab lainnya adalah kelelahan yang memengaruhi permainan Kroasia. Dikarenakan sebelumnya mereka melalui 120 menit lebih untuk menyingkirkan Jepang dan Brasil lewat adu penalti.

    Dominik Livakovic begitu hebat dalam adu penalti. Tetapi stamina pemain terkuras habis disebabkan bermain dengan sangat defensif selama 120 menit. Alhasil ketika sampai di semifinal, energi Kroasia pun nampak terkuras.

    3. Sang Bintang Kroasia Luka Modric Kehabisan Ide

    Sang Mega Bintang Luka Modric yang seharusnya menjadi maestro dilini tengah kini telah kehabisan ide. Hal itu terbukti sejak kroasia mendominasi penguasaan bola dimenit 25 pertama.

    Meski penguasaan bola lebih unggul hingga 65 persen. Namun sayang, tak ada sekali pun melakukan percobaan ke gawang Argentina.
    Dengan demikian, sang peraih Ballon dOr 2018 nampak kehabisan ide-ide kreatifnya.

    4. Duet Emas Julian Alvarez dan Lionel Messi
    Duet emas Julian Alvarez dan Lionel Messi menjadi mimpi buruk bagi Kroasia, keduanya bermain sangat baik sebagai satu tim.

    Lionel Messi mencetak sebuah gol dan satu assist. Sedangkan Alvarez mencetak dua gol yang salah satunya adalah buah kerja sama dengan Messi.

    Lini pertahanan Kroasia begitu tangguh sepanjang turnamen. Namun duet pasangan emas ini mampu merobohkan pertahanan tangguh tersebut.

    5. Serangan Balik Mematikan Argentina

    Julian Alvarez sangat oke dalam memaksimalkan peluang. Gol kedua pada menit ke-39 tercipta lewat serangan balik setelah sepak pojok Kroasia gagal berbuah ancaman.

    Hal ini adalah bukti betapa mematikannya sang striker Manchester City tersebut melalui serangan balik yang dibangun oleh Argentina.

    Pelatih Argentina Lionel Scaloni juga memutuskan untuk bermain menunggu sejak awal. Mereka hanya melakukan serangan sesekali, namun itu mematikan. (*)

    Sumber: Okezone.com


    Penulis | Ahmad Sadar