image_title
Ket: Floris Grazioni perwakilan Nuts 2 dan Red River saat bertemu Bupati Butur, Abu Hasan di Rujab tadi malam
  • Share

    BUMISULTRA

    KENDARI-Bupati Buton Utara (Butur)  Abu Hasan siapkan ekspor mete organik ke Eropa, hal itu digagas setelah Floris Grazioni Perwakilan Nuts 2 dan Red River Food dari Negara Belanda  kembali menjajaki pengembangan mete dan menyampaikan kepada Bupati Butur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abu Hasan  terkait rencana tindak lanjut kerjasama  yang sudah dilakukan pada bulan Februari lalu tentang pengembangan mete organik.

    Kedatangan mereka kali ini yang rencana kurang lebih selama dua bulan lalu akan melakukan rekruitmen ICS (internal control system') dan Field officer.

    ‘’Kami akan mengidentifikasi kesiapan  infrastruktur penjemuran dan gudang serta validasi logistik persiapan ekspor.  Selain itu juga  akan melakukan persiapan audit sertifikasi internasional oleh Control Union yang direncanakan bulan depan sudah mulai melakukan inspeksi,’’ ujar Floris tadi malam di Rujab Bupati Butur, Rabu (19/8/2020).

    Menurut Staf Ahli Pemda Butur, Musyida Arifin, pendampingan dan pelatihan ICS  serta target pelatihan 1400 petani organik juga akan dilakukan hingga bulan November.

    ‘’Kami sudah menyampaikan kepada Perwakilan nuts 2 telah menganggarkan dukungan program berupa handsprayer 175 unit, pestisida organik dan hormon buah 1500 liter dan alat kacip sebanyak 700 unit,’’ urai Cinda panggilan akrab Musyida Arifin.

    Sementarra itu kata Bupati Butur, Abu Hasan pihaknya  sangat berharap program organik mete bisa diwujudkan rencana ekspor minimal 700 ton ke Eropa.

    ‘’Sebab mete ini bisa bisa menjadi penggerak ekonomi di Buton Utara. Karena hampir semua penduduk Buton Utara punya kebun mete,’’ katanya. (**)

     


    Penulis | Oktavia