• Pemda Butur Susun Skala Prioritas Minimalisir Dampak Pemotongan DAU

image_title
Ket: Abu Hasan menerangkan langkah antisipasi pemotongan Anggaran Daerah
  • Share

    BUMISULTRA

    BUTUR--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) meminimalisir dampak pemotongan anggaran daerah oleh pemerintah pusat dengan menyusun skala prioritas belanja daerah terkait penanganan covid-19 .

    Pemotongan meliputi Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus dan Dana Desa "DAU kita dipotong kurang lebih Rp 48 milyar" ujar Abu Hasan, usai memimpin jalannya rapat bersama jajarannya bertempat di Rujab Bupati, Senin malam (20/4/2020).

    Bupati Butur juga mengatakan pemangkasan anggaran berimbas pada belanja publik " dampak ekonominya luar biasa. Belanja publik inilah yang diserap oleh masyarakat" paparnya.

    Mengantisipasi hal ini Pemerintah daerah (Pemda) meminimalisir dampak pemotongan dengan melakukan penyisiran  di luar dana belanja modal.

    "Kita ada skala prioritas. Mugkin kita akan meniadakan dulu belanja perjalanan dinas, belanja diklat, belanja pengadaan barang dan jasa, belanja pelatihan dan lain-lain " tandasnya.

    Abu Hasan juga mengatakan sedapat mungkin mengamankan sisa belanja modal yang ada dengan tidak mengurangi potensi belanja yang bisa di serap oleh publik.
    "Tinggal itu harapan" ucapnya.

    Namun, ia menimpali, ada jawaban atas hal ini dengan merealokasi dana kecamatan,dana kelurahan dan dan desa.

    "Kita realokasi dan kita recofusing yang kalau kita hitung jumlahnya dana desa dana kelurahan dan kecamatan itu hampir 20 miliar" jelas Abu Hasan.

    "inilah nanti yang akan membantu memutar roda ekonomi masyarakat di setiap desa dan setiap kecamatan sehingga masih ada harapan ekonomi desa bergerak" Lanjutnya.

    Pembahasan pemotongan berdasarkan keputusan Menteri Keuangan mengenai Perubahan Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA 2020 dalam peraturan Menteri Keuangan No. 35/PMK.07/2020.(*)


    Penulis | Ifang Wilyas