• Kepala Pelayanan Unit Ereke Tepis Rumor Listrik Padam Tiap Jelang Ramadhan

image_title
Ket: Rio Tri Handoko, Kepala Kantor Pelayanan Unit Ereke (Kanan) Foto : Ifang Wilyas
  • Share

    BUMISULTRA

    BUTUR--Pemadaman listrik di wilayah Buton Utara (Butur) memunculkan rumor di tengah masyarakat bahwa setiap kali menjelang Ramadhan dari tahun ke tahun seakan menjadi tradisi.

    Menanggapi hal tersebut, Rio Tri Handoko selaku Kepala Kantor Pelayanan Unit Ereke tidak membenarkan, dikarenakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Ereke, Kabupaten Buton Utara (Butur) mengalami gangguan pada tiga mesin yang selalu beroperasi sala satunya mengalami kendala teknis sehingga terjadi pemadaman.

    "itu mungkin kebetulan saja, bukan karena disengaja, hanya saja sekarang ini mesin berkapasitas 500 Kw lagi ada gangguan, tapi materialnya sudah di pesan semoga secepatnya pulih" papar Rio saat di temui di kantornya, Selasa (7/4/2020).

    PLTD Ereke saat ini ,kata dia, sudah diambil ahli aset oleh PT.PLN (Persero) UPDK (Unit Pelaksana Pengendalian dan Pembangkitan) Kendari yang sepenuhnya mengurus masalah pembangkit "insya allah semakin cepat teratasi kalau ada gangguan mesin seperti sekarang ini" ungkap Rio.

    Ia menambahkan, kapasitas tegangan PLTD Ereke saat ini 1,9 Mega watt dengan kebutuhan daya mencapai 1,8 Mega watt, hanya bisa untuk mencukupi daerah kota dari kadacua sampai ke Bone. "Sampai wa ode buri kita blum mampu karena masih gangguan mesin kapasitas 500 Kw di PLTD ereke" imbuhnya.

    Lebih Lanjut, ia memaparkan langkah antisipasi terjadinya pemadaman listrik menjelang ramadhan ada dua opsi. " kita pakai dua opsi, bisa dari PLTD Ereke kita isolated ataupun kita bisa paralel tegangan dari bau-bau dengan memasang alat kapasitor" Lanjutnya.

    Ia mamastikan bulan puasa tahun ini tidak terjadi lagi seperti tahun-tahun sebelumnya.

    "Mudah-mudahan di tengah masyarakat tidak ada lagi rumor bahwa tiap tahun menjelang bulan puasa selalu terjadi pemadaman listrik" ujarnya penuh harap.(*)


    Penulis | Ifang Wilyas