• Isu Virus Corona Menyebar, Dinkes Butur Lakukan Antisipasi

image_title
Ket: Dinkes Butur lakukan Konfrensi Pers atas isu virus corona yang tersebar. Foto: Ifang Wilyas
  • Share

    BUMISULTRA

    BUTUR--Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buton Utara (Butur) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)  mengambil langkah antisipasi kabar yang beredar sepekan terakhir di tengah masyarakat atas kepulangan seorang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) dari Korea Selatan, dari dugaan masyarakat terpapar virus corona.

    Sebagai langkah tegas, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap laki-laki (49) tahun tersebut oleh tim dokter penanggung jawab RSUD Butur.

    Kepala Dinas Kesehatan Buton Utara, dr. Kasrul bersama jajarannya melakukan konfrensi pers memaparkan hasil pemeriksaan klien.

    "Dari hasil anamnesis, pemeriksaan fisik dan hasil rontgen klien negatif terpapar virus corona sehingga dan di perbolehkan pulang" jelas Kasrul, Kamis (12/3/2020).

    Namun, kata Kasrul walaupun hasil pemeriksaan klien negatif tetap dilakukan standar perlakuan pencegahan, klien saat ini berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). "Setiap orang yang dari negara terjangkit berstatus ODP" lanjutnya.

    Tim dokter penanggung jawab RSUD Butur, dr. Muhammad Ali Badar, menambahkan klien beserta keluarga sudah di lakukan pemeriksaan, saat ini dalam pemantauan.

    "Untuk menurunkan kepanikan masyarakat kami periksa semua satu keluarga, klien sendiri, anak, istri dalam keadaan sehat " tambahnya.

    Lebih lanjut, kata Ali Badar  karena isu yang berkembang anak dari klien mengalami demam, kami periksa, namun hasilnya karena amandel dari beberapa waktu lalu.  Hasil pemeriksaan klien negatif terpapar virus corona, namun tetap akan dilakukan pemantauan selama 14 hari.

    "Klien dipantau sampai tanggal 18 Maret terhitung sejak tiba di Indonesia. Kami sudah libatkan semua pihak yang kompeten di bidangnya, IDI Sultra kami sudah komunikasikan, dokter paru kami sudah kirimkan lengkap dengan data penunjang klien dan hasilnya bukan Corona" tegasnya.

    Dinas Kesehatan bersama RSUD Butur secepatnya akan membentuk satgas dalam upaya pencegahan virus Corona yang mempunyai nama lain Covid-19 ini. (*)


    Penulis | Ifang Wilyas