• Sisa Anggaran DD Pangi - Pangi Koltim Digunakan untuk Ketahanan Pangan

image_title
Ket: Kegiatan musyawarah Perubahan APBDes 2020 Pangi-pangi
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLAKA TIMUR -Sesuai dengan regulasi Kementrian Keuangan melalui Direktorat Jendral (Dirjen) Perimbangan bahwa selisih BLT di tiap Desa akan membiayai 4 hal sesuai arahan presiden Jokowi yakni, penanggulangan kemiskinan ekstrim, penanganan stunting, ketahanan pangan dan hewani serta prioritas lainya yang sangat dibutuhkan masyarakat.

    Hal ini disampaikan Pendamping Desa Ustad Darwis saat menyampaikan arahan pada kegiatan musyawarah Desa terkait perubahan APBDesa tahun 2022 bertempat di Aula Kantor Desa Pangi - Pangi Kecamatan Poli - Polia Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Selasa (27/09).

    Menurut Darwis, untuk Pemdes Pangi - pangi selisih BLT atau sisa anggaran 2022 yang ada saat ini sebesar 116 juta rupiah, dan apabila tidak diadakan Musdes rekolasi Dana Desa (DD) maka dana tersebut akan kembali ke Kas Negara.

    ''Hari ini Pemdes Pangi - Pangi melakukan musyawarah perubahan APBDesa agar dana tersebut dialihkan ke 4 sasaran sesuai dengan kebijakan Kemenku, untuk Kecamatan Poli - Polia baru dua desa yang melaksanakan kegiatan ini yakni, Desa Pangi - Pangi dan Tokai, sementara 4 Desa lainya belum melaksanakan  Musdes tersebut,'' tandasnya.

    Ditempat yang sama Kades Pangi Usman Batjho menegaskan untuk Desa Pangi - Pangi masih ada sisa anggaran di 2022 yang bersumber dari selisih BLT 116 juta, sesuai dengan usualan warga bahwa dana tersebut digunakan untuk ketahanan pangan,  yaitu pembukaan jalan di dusun 1 dengan tujuan  memperlancar akses perkebunan lada warga.

    Namun kata Dia, kebiasaan kami untuk pembukaan badan jalan tentu sesuai prosedur wajib ada keterangan hibah dari petani yang lahan kebunya masuk di pembukaan badan jalan, "sehingga kedepan tidak ada permasalahan, dan dari dulu kami lakukan", ujarnya.

    Usman menjelaskan bahwa mamfaat pembukaan jalan ini pada intinya ada dua, pertama memudahka akses petani mengangkut hasil perkebunanya, kedua harga lahan yang sudah dibuatkan pembukaan jalan harganya akan melonjak tinggi.

    ''Harapan saya kepada masyarakat agar sisa DD ini dimamfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan mobilitas ekonomi warga akan meningkat dengan adanya akses jalan,'' imbuhnya.

    Kasi PMD Kecamatan Poli - Polia Made Bali Artana berharap, untuk kepentingan bersama tidak ada ruginya masyarakat hibahkan sebagian lahanya untuk pembukaan jalan, selain akses jalan untuk mengangkut hasil perkebunan lebih mudah, juga nilai jual lahan perikebunan secara otomatis meningkat.

    ''Inilah gunanya diadakan Musdes Perubahan APBDesa, selisih dana yang masih ada merupakan sisa dana covid 2022,  harapan kami mamfaatkan sebaik - baiknya untuk kepentingan masyarakat, ''pungkasnya.

    Usai musyawarah diteruskan dengan penandatangan oleh pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang menandakan bahwa usulan warga tersebut telah di setujui, kegiatan tersebut dihadiri BPD, Perangkat Desa serta masyarakat. (*)


    Penulis | Irwandar