• Ayah di Muna Diduga Cabuli Anak Kandungnya

image_title
Ket: Ilustrasi Foto Google
  • Share

    BUMISULTRA

    MUNA--Seorang ayah di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di diduga mencabuli anak kandungnya yang mashi duduk di bangku sekolah, sebut saja Mawar. Kelakuan bejat ini diketahui ketika korban menceritakan kisahnya kepada salah satu teman dekatnya.

    Ia bercerita bahwa laki laki yang dianggap sebagai ayahnya itu telah merengut kepeeawannya. Kabar itu langsung terdengar dan merembet ke telinga warga hingga masyarakat geram. Karena menjadi bahan momok di publik  sehingga warga Kelurahan Watonea Kabupaten Muna mencari pelaku untuk dikonfirmasi.

    Lurah Watone, Ahmad Ferly membenarkan perihal tersebut, Ia mendapat informsi dari salah satu kepala lingkungan, bahwa diduga telah terjadi tindak asusila dilingkungan yang ia pimpin. dan bergegas langsung mencari pelaku.

    "Saya juga kaget mendengar berita itu, saya disampaikan oleh kepala lingkungan kalau ada kejadian itu, anehnya saat kita mau pergi pertanyakan sama pelaku, justru pelakunya kabur dari rumah," katanya, Senin (4/5/2020).

    Pria yang kerap disapa, Bang Ferly tak menyangka jika tindak asusila ini terjadi kepada warganya, padahal korban ini adalah anak tertua dari empat bersaudara, menurut cerita teman dekat korban, kalau sifat bejat ayahnya ini sudah lama dilakukan hanya sekarang baru terungkap.

    "Kasus ini kita sudah laporkan dan semua kita serahkan kepada pihak berwajib yang untuk melakukan proses selanjutnya." ucapnya.

    Senada dengan Warga Watonea yang ditemui dilokasi membeberkan, jika pelaku ini dikenal sederhana dan bergaul. Hanya mereka tak menyangka dibalik itu ternyata ada yang disembunyikan, parahnya lagi kasus seperti ini.

    "Saya sempat kejar pelaku dan ia lari menuju arah Tampo, rencana saya mau cekal hanya takut jangan sampe dia jatuh baru meninggal, saya juga yang jadi sasaran,'' ucapnya seraya menirukan geraknya.

    Sementara itu Kapolres Muna, AKBP, Debby Asry Nugroho, lewat Kasat Reskrim, Iptu Hamka, terkait perkembangan dugaan kasus asusila mengatakan belum menerima laporan.

    "Belum masuk laporannya,'' katanya singkat. (*)


    Penulis | Ali Rasyid