• HUT Koltim ke-7, Kemajuan Pembangunan Tercapai di Bawah Kepemimpinan Tony

image_title
Ket: Bupati Koltim, Tony Herbiansyah bersama istri, Surya Hutapea.
  • Share

    BUMISULTRA

    KOLAKA TIMUR - Hari Rabu,  22 April 2020 Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah memasuki usianya yang ke-7. Dibawah kepemimpinan Drs. H. Tony Herbiansyah, M.si berbagai kemajuan pembangunan yang telah dicapai dan saat ini sudah dirasakan masyarakat, mulai dari Infrastruktur, Pertanian dan perkebunan, pendidikan, kesehatan hingga listrik.

    Ditemui usai memimpin rapat terbatas Tony Herbiansyah berharap di usia tujuh tahun Koltim ini masyarakat ikut berprestasi dalam pembangunan.

    "Karena keberhasilan bupati adalah ikutnya seluruh masyarakat untuk bersinergi dengan pemerintah, bahu membahu membangun daerah, itulah hakikatnya masyarakat membangun, salah satu adalah naiknya pendapatan masyarakat, lapangan kerja dan lain sebaginya", kata Tony, Kamis (21/4/2020).

    Terkait pembangunannya selama ini, kembali Tony menuturkan dari sisi infrastruktur sejak di 2019 sudah dirasakan masyarakat, dari sisi pertanian keberhasilanKoltim  mendongkrak hasil pertanian dalam arti luas baik padi, jagung, bahkan di 2020 telah diprogramkan penanaman sorgum.

    "Kemudian surplus padi kita data terakhir mencapai 61 ribu ton di bandingkan di 2018 hanya 41 ribu ton. penyebab surplus ini banyak faktornya, salah satunya adalah para petani mengikuti dan mematuhi penanaman serentak, penggunaan pupuk cair non kimia, dimana dapat meningkatkan kualitas padi termasuk harganya tinggi," urai suami Surya Hutapea ini.

    Masih kata Bupati Koltim jika infrastruktur memang belum semua tercapai, namun setidaknya sudah dirasakan semua warga, terutama pembangunan jembatan, jalan. Begitupun pembangunan jembatan yang menunu Ulu Iwoi yakni Tawanga, kalau itu sudah selesai berarti semua pembangunan jembatan sudah tercapai..

    "Begitupun dengan listrik, tahun sebelumnya sudah mencapai 61 persen, harapan saya di 2020 mencapai 90 persen, informasi terakhir bahwa tiang listrik sudah masuk di Ulu Iwoi", terangnya.

    Menanggapi soal HUT Koltim di tengah wabah corona ini, Tony menegaskan tidak ada perayaan, tidak ada rapat paripurna dan di rumah saja sambil berdoa, kerja dan kerja dan bagaimana virus ini bisa selesai", imbuhnya.

    Terkait sektor pertanian Kepala Dinas (Kadis) Tanaman pangan dan peternakan Lasky Paemba menuturkan, sektor ini berangkat dari misi Bupati yaitu terwujudnya sentra produksi pertanian dalam arti luas.,

    "Saat ini sudah dapat kita lihat sentra produksi pertanian yang ada baik itu, padi, jagung, perkebunan serta peternakan. Padi sawah pada saat mekar di 2013 luasan hanya kurang lebih 11.000 ha dan saat ini sudah mencapai 15.300 ha lebih. Dari segi produksi 2013 rata - rata 4 -4,5 ton per hektar, dan saat ini sudah mencapai 5 -5,6 ton/ha", kata Lasky.

    Dikatakan  ini semua berkat fasilitas dan bantuan Bupati dari sektor pertanian berupa perbaikan infrastruktur pertanian, saprodi pertanian yang senantiasa di bantukan ke petani.

    Dari segi pelayanan catatan sipil yang menjadi hal utama di masyarakat, dengan sistem jemput bola oleh pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Disdukcapil) serta pelayanan yang maksimal, fasilitas perekaman E - KTP, justru memberikan kemudahan kepada warga dalam mendapatkan kartu identitas dan lainya.

    Bahkan Kepala Dinas (Kadis) Disdukcapil Anwar Hamzah beberapa pekan lalu, di tengah wabah covid-19 justru melakukan pengantaran KTP ke Desa/Kelurahan untuk memudahkan warga memgambil indentitas yang sudah jadi.

    Dari sektor pendidikan pun berbagai pembangunan telah di lakukan mulai dari rehab sekolah, pagar sekolah, pembangunan jamban di semua sekolah, kenaikan gaji guru honorer, bantuan komputer dan berbagai pembangunan di bidang pendidikan yang di usia 7 tahun Koltim ini terus mengalami kemajuan. (Adv)


    Penulis | Irwandar