• Mengenal Lebih Dekat Ketua DPRD Koltim

image_title
Ket: Ketua DPRD Koltim Suhaemi Nasir, Spd, Mpd bersama suami dan anak
  • Share

    BUMISULTRA

    Di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sultra tepat di Kecamatan Lambadia, sosok Suhaemi Nasir menjadi panutan bagi warga desa disana. Betapa tidak sebagai istri camat Lambadia, Supriadi dia bisa membawa ibu-ibu  di Kecamatan Lambadia paham arati sebagai ibu rumah tangga untuk tetap bisa berkreativitas.

    Karena perannya sebagai Ketua TP PKK Lambadia, mau tidak mau Suhaemi selalu memberikan motivasi pada warga disana.

    Tidak hanya tahun ini Suhaemi yang juga ASN ini mencoba masuk diduania politik dan mencalonkan diri sebagai calon legislatif di di Koltim. Dengan niat biar masuk diparlemen agar bisa menjawab keluhan warganya yang selama ini belum terakomodir selama ini.

    Dengan mengajukan pensiun dini sebagai ASN di Koltim, Suhaemi akhirnya mendaftar di KPU sebagai Caleg dari Partai Nasdem. Jadi tidak heran saat pemilihan calon legislatif periode 2019 ini, Suhaemi terpolih sebagai anggota DPRD Koltim untuk Dapil 3 Koltim (Lambadia, Aere dan Dandia).

    ‘’Sebenarnya ini pilihan yang sulit ketika saya harus meninggalkan zona aman sebagai PNS harus mencalonkan diri sebagai Caleg yang belum tentu saya bisa lolos. Tapi karena dukungan masyarakat dan keluarga membuat saya berani ambil keputusan ini,’’ katanya.

    Dan akhirnya dari partai besutan Surya Paloh ini menunjuk sebagai Ketua DPRD Koltim. Hari ini, Selasa (3/12/2019) Suhaemi resmi dilantik sebagai Ketua DPRD Koltim .

    Selain itu lanjut alumni Universitas Kanjuruhan Malang mengaku bersyukur akhirnya bisa terpilih sebagai ketua. ‘’Semoga saya bisa membawa aspirasi masyarakat yang mendukungnya dan bisa menjadi Koltim jauh labih baik,’’ harapnya.

    Berikut Biodata:

    1. Tempat Tgl Lahir : Rate-rate, 29/8/1971
    2. Sekolah : SD-SMP di Rate-reta
    3. SMA : Kolaka
    4. S1 UT Tahun 2006
    5. S2 Universitas Kanjuruhan Malang tahun 2009
    6. Kwarcab Pramuka Kolaka 1998
    7. Pelatihan Guru SD 2000
    8. Diklat  Calon Kepala SD 2005

     

     

     


    Penulis | Redaksi